15 Jul 2013

Sadari, kini..

Aku memapah hati yang tersayat ini,
Coba merangkai kembali kasih yang murung ini
Meski tertatih menahan jeritan lirih,
Meski merintih menahan bisikan perih

Entah dimana kau sembunyikan nurani
Entah dimana kau simpan kata hati
Bukan berarti kau bebas menyakiti,
Bukan pula berarti kau berhak melukai

Jangan sesali nanti,
Lebih baik sadari kini
Karena luka ini takkan pernah terobati
Setelah menyadari selama ini,

Hanyalah dusta dan janji

"Jangan pernah menyentuh hidup seseorang,
kalau itu hanya akan menghancurkan perasaannya..
Jangan pernah menatap matanya,
jika semua yang kamu lakukan adalah bohong..
Karena yang paling kejam adalah membiarkannya jatuh cinta,
sementara kamu tak pernah mencintainya.."


11 Jul 2013

Akhirnya..


Akhirnya aku harus berhenti peduli padanya,
bukan karena benci tapi karena dia memang tak lagi menginginkan peduliku.
Akhirnya aku harus memilih untuk meninggalkannya,
bukan karena berhenti mencinta tapi karena dia memang tak lagi menghargaiku
Akhirnya ku harus menjauh dari dia yang tulus ku cinta,
untuk melindungi diri dari luka yang lebih dalam

Karena sangat menyakitkan di saat aku selalu mendo’akan dia yang pergi tanpa kabar,
Tiba-tiba dia malah menuduhku melakukan hal yang sama sekali tak pernah ku lakukan
Tuduhan yang terkesan mengada-ada, karena mungkin sebenarnya
dia hanya tak ingin kembali untuk menepati ‘janji’ yang pernah dia ucapkan sendiri.

Setelah sekian lama aku begitu terpesona dengan ‘kharisma’nya,
dalam sesaat aku harus melihat kenyataan lain dari dirinya
yang sama sekali tak pernah ku bayangkan sebelumnya
bisa dilakukan oleh orang se'pintar' dia..

Jadi untuk apa bertahan jika sebenarnya aku tak diinginkan?
Aku tak boleh takut melepaskan dia yang terus menyakiti.
Meski sebelumnya kehadiran dia begitu membiusku
Sudah cukup semua yang kulakukan untuknya meski akhirnya harus sia-sia..
Aku bahkan sering mengalah dan menekan perasaanku sendiri hanya agar dia merasa nyaman saat berada jauh dari keluarganya..
Tapi apa?? Ternyata itu semua tak pernah berarti apapun buat dia
Dan dalam sekejap terhapus oleh ‘prasangka’ yang tak jelas ujung pangkalnya..

Andai saja ia lebih 'gentle' mengakui bahwa dia tak bisa mewujudkan 'janjinya'
Ungkapkan saja, aku pun tak mungkin memaksakan diri dan justru akan merasa lebih dihargai
Bukan malah melontarkan tuduhan yang tak jelas dan terkesan sangat mengada-ada..

Biarlah waktu yang akan membuktikan semua kebenaran
Sakit hati ini hanya bisa diobati oleh keikhlasan yang tulus, 
untuk menerima apa yang terbaik menurut Allah SWT..


8 Jul 2013

Rindu ini perlahan 'Membunuhku'..

Nanti...
Apakah kau masih mengingat diriku?
Mengingat kenangan kita,
Aku tak tahu..

Apakah benar kau telah pergi?
Aku tak percaya itu,
Aku ingin kau tetap disini,
Bersama ku selalu..

Biarkan waktu berhenti saat kita berdua,
Melewati hal yang indah..
Tak hanya menjadi kenangan,
Tapi hal yang selalu kita jalani berdua..

Bawalah kerinduan ini,
Meski sadar ku tak mampu menawanmu..
Tapi aku sadar,
Rindu ini perlahan 'Membunuhku'....



7 Jul 2013

Malaikat Juga Tahu


Lelahmu jadi lelahmu juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari,
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat, terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya..


Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri, cintakulah yang sejati

Namun tak kau lihat, terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya..
Kau selalu meminta terus ku temani
Dan kau selalu bercanda andai wajahku diganti
Tak akan ku pergi, karena tak sanggup sendiri
Namun kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu, aku kan jadi juaranya

(Song by Dewi Lestari)

4 Jul 2013

Ketika Seseorang Pergi Darimu..

Dia pergi jangan ditangisi
Dia pergi jangan disesali
Dia pergi jangan rendahkan harga diri
Dia pergi jangan harapkan kembali
Dia pergi jangan emosi
Dia pergi jangan sakit hati
Dia pergi jangan frustasi

KARENA

Dia pergi untuk diganti
Dia pergi ada yang lebih baik lagi
Dia pergi untuk menguatkan hati
Dia pergi melatih bangkit lagi
Dia pergi hanya untuk menguji diri
Dia pergi mengangkat derajat kita pada Illahi Robbi
Dia pergi bukan Akhir segalanya

Yakinlah suatu hari Allah memberi ganti Dia yang pergi 

dengan sosok yang lain meski tak serupa dan tak sama
Ambil Hikmah dari kepergiannya.


(Dari : Lautan Cinta Penuh Berkah)

2 Jul 2013

Untuk Seseorang..

Entah apa yang harus aku ucapkan?
Aku begitu mencintai dan menyayangimu
Tapi kau tak ada disini

Entah aku harus berbuat apa?
Aku telah relakan hati ini untuk jatuh dan mencintaimu
Tentu luka dan perihnya sering ku rasakan juga
Tapi kau tak ada disini


Aku harus mengucapkan terima kasih pada satu hati,
Satu hati yang sangat ku cintai
Mencintaimu dalam hidupku mampu membuatku mencipta beribu karya
Tapi kau tidak disini, lalu terima kasihku untuk siapa?

Namun dengarkanlah,
Siapapun dirimu yang ku kenal secara tiba-tiba dalam hidupku
Yang mampu membuat hatiku mencinta dengan begitu cepatnya,
Hati ini tulus mencintaimu,
Inginku hanya dirimu yang mengisi hidupku,
Bukan orang lain atau siapapun lagi
Karena engkaulah ‘Raja’ dalam hatiku.